Data is the New Oil, AI is the Future.
"Data is the new oil, AI is the future, and Data Science is how to cultivate them."
Sains data adalah ilmu untuk mendapatkan, membersihkan, memproses, dan menganalisis data dengan teknik Matematika, Statistika, Pemrograman, Manajemen Data, dan Kecerdasan Buatan untuk menghasilkan pengetahuan atau keputusan yang bernilai nyata.
3 Profil Lulusan Sarjana Sains Data
Kurikulum dirancang untuk mencetak profesional data dengan spesialisasi mendalam yang siap menjawab kebutuhan nyata dunia industri.
Junior Data Scientist
Tanggung Jawab: Bertanggung jawab untuk mengumpulkan, menelaah, memvalidasi, membersihkan, mengkonstruksi data, dan menentukan labelnya, serta mengembangkan, menerapkan dan mengevaluasi model data/AI, kemudian mengkomunikasikan hasil analisis data kepada pemangku kepentingan.
Business Intelligence Analyst
Tanggung Jawab: Bertanggung jawab untuk mengumpulkan, menelaah, memvalidasi, membersihkan, mengkonstruksi, dan mengintegrasikan data, serta mengembangkan dan menerapkan solusi analitika bisnis dan business intelligence, kemudian mengkomunikasikan hasil analisis kepada pemangku kepentingan.
Junior Data Engineer
Tanggung Jawab: Bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memelihara infrastruktur data dengan menggunakan keterampilan teknis dan non-teknis untuk memastikan bahwa infrastruktur data dapat mendukung kebutuhan bisnis dan dapat berkembang seiring dengan kebutuhan bisnis yang berubah.
Perubahan Zaman
Komoditas paling berharga berganti mengikuti pergantian zaman.
Era Rempah
Era di mana rempah-rempah menjadi komoditas paling mahal dan diperebutkan di dunia.
Era Minyak
Era di mana minyak menjadi komoditas paling dibutuhkan di dunia dan memperkaya penambangnya.
Era Big Data
Era di mana data dengan jumlah besar (big data) melimpah, menjadi bahan pengetahuan dan penunjang keputusan bisnis dan organisasi dengan proses penambangan data (data mining).
Data is Everywhere
Data ada di mana-mana dan dibutuhkan di setiap sektor kehidupan modern.
Yang Kamu Mau Tahu
What, Who, Why, Where, When, How seputar Sains Data & Jenjang Karir Lulusan
What is Data Science?
Ilmu Data adalah bidang interdisipliner yang menggunakan statistik, pemrograman, pembelajaran mesin, dan pengetahuan domain untuk mengekstrak wawasan, pola, dan nilai dari data.
Why is Data Science important?
Ilmu data penting karena membantu organisasi membuat keputusan yang lebih baik, memprediksi tren masa depan, mengotomatisasi proses, meningkatkan efisiensi, dan mendapatkan keunggulan kompetitif.
Who uses Data Science?
Ilmu Data digunakan oleh bisnis dan perusahaan, pemerintah, lembaga kesehatan, peneliti dan akademisi, organisasi keuangan, tim pemasaran, mahasiswa dan pendidik. Para profesional kunci meliputi Ilmuwan Data, Analis Data/Bisnis, dan Insinyur Data.
Where is Data Science applied?
Ilmu Data diterapkan di banyak sektor, seperti kesehatan, keuangan, ritel, transportasi, pendidikan, pertanian, dan media sosial.
When is Data Science used?
Ilmu Data digunakan setiap kali data tersedia dan keputusan perlu dibuat, seperti sistem pemantauan waktu nyata, pelaporan bisnis bulanan, peramalan prediktif, analisis perilaku pelanggan, manajemen krisis, dan perencanaan strategis.
How does Data Science work?
Proses Data Science yang umum meliputi pengumpulan data, pembersihan data, analisis data eksplorasi (EDA), rekayasa fitur, pembuatan model, evaluasi model, penerapan, pemantauan, dan peningkatan.
Di mana lulusan Sains Data bekerja?
Mereka dapat bekerja di berbagai macam perusahaan dan di instansi manapun di berbagai bidang: Teknologi, Kesehatan, Keuangan, Sosial, Ekonomi & Bisnis, UMKM, Industri, Pertanian, Peternakan, Perikanan, Pemerintahan, Korporasi, dll. Mengapa demikian? Karena data ada di mana-mana.
Bagaimana jika datanya belum terekam?
Di sinilah seorang Data Engineer berperan sangat penting. Ia bekerja di instansi tersebut untuk membangun infrastruktur data, tempat di mana data akan dikelola (on-premise atau on-the-cloud). Adapun Data Analyst membantu menentukan data apa saja yang perlu direkam.
Bagaimana jika datanya sudah terekam?
Data Engineer berperan mengelola data dan infrastrukturnya yang sudah berjalan. Sedangkan Data Analyst / BI Analyst memainkan peran utamanya: menganalisis data dan membangun business intelligence untuk keputusan strategis.
Lalu, bagaimana peran Data Scientist?
Seorang Data Scientist sangat dibutuhkan apabila instansi membutuhkan otomasi tugas yang menuntut "kecerdasan". Data Scientist mengembangkan model kecerdasan buatan (membangun dataset, merancang model data/AI, melatih model AI) hingga dapat melakukan tugas cerdas secara otomatis.
Kolaborasi Lulusan Sains Data dengan Ilmu Komputer, Informatika & Cloud
Kenapa Program Studi Sains Data dibuka?
Dalam melaksanakan pengembangan dan pengelolaan teknologi digital, tugas tidak dipikul seorang diri. Ada pembagian peran di sana sesuai keahlian masing-masing. Untuk memperkuat keahlian, dibutuhkan spesialisasi, fokus, dan pendalaman. Prodi Sains Data sangat fokus pada pendalaman kecerdasan buatan, analisis data, dan pembangunan big data. Mahasiswa Sains Data tidak belajar bagaimana membuat aplikasi mobile, web, dan desktop biasa. Sehingga, lulusan Sains Data dipersiapkan khusus untuk menjadi Si Ahli Data dan AI.
Kisah Inspiratif
Cerita bagaimana Sains Data mengubah hidup dan bisnis.
Transformasi Bisnis
Sebuah UMKM menghadapi kesulitan dalam memahami pasar. Setelah memiliki BI Analyst, mereka mampu membuat keputusan strategis yang meningkatkan penjualan hingga 150%.
Perubahan Karir
Seorang lulusan Sains Data memulai karir sebagai Junior Data Scientist. Dengan keterampilan yang diperoleh, ia berhasil meningkatkan efisiensi perusahaan dan mendapatkan promosi dalam satu tahun.
Bergabunglah Bersama Kami!
Jadilah bagian dari solusi berbasis data dan berkontribusi pada perkembangan industri dan masyarakat untuk mengangkat harkat negeri.