Program Studi Sarjana Sains Data • Fakultas Sains & Teknologi

Data is the New Oil, AI is the Future.

"Data is the new oil, AI is the future, and Data Science is how to cultivate them."

Sains data adalah ilmu untuk mendapatkan, membersihkan, memproses, dan menganalisis data dengan teknik Matematika, Statistika, Pemrograman, Manajemen Data, dan Kecerdasan Buatan untuk menghasilkan pengetahuan atau keputusan yang bernilai nyata.

Terakreditasi LAM-INFOKOM
3 Profil Lulusan Sesuai Standar SKKNI
OBE Curriculum Outcome-Based Education
Kompetensi Utama Lulusan

3 Profil Lulusan Sarjana Sains Data

Kurikulum dirancang untuk mencetak profesional data dengan spesialisasi mendalam yang siap menjawab kebutuhan nyata dunia industri.

Profil Lulusan 1 KKNI Level 6

Junior Data Scientist

Data Scientist = Dokter Spesialis Otak AI

Tanggung Jawab: Bertanggung jawab untuk mengumpulkan, menelaah, memvalidasi, membersihkan, mengkonstruksi data, dan menentukan labelnya, serta mengembangkan, menerapkan dan mengevaluasi model data/AI, kemudian mengkomunikasikan hasil analisis data kepada pemangku kepentingan.

Fokus Pembelajaran: Mahasiswa belajar AI secara white box, membedah otak AI, mempelajari cara kerja di dalamnya, membangun dataset untuk melatihnya, dan meningkatkan performanya.
Profil Lulusan 2 KKNI Level 6

Business Intelligence Analyst

BI Analyst = Konsultan Bisnis Cerdas

Tanggung Jawab: Bertanggung jawab untuk mengumpulkan, menelaah, memvalidasi, membersihkan, mengkonstruksi, dan mengintegrasikan data, serta mengembangkan dan menerapkan solusi analitika bisnis dan business intelligence, kemudian mengkomunikasikan hasil analisis kepada pemangku kepentingan.

Fokus Pembelajaran: Mahasiswa mempelajari karakteristik dari berbagai jenis data, teknik-teknik untuk menganalisisnya, mengambil kesimpulan darinya, cara menyajikan hasilnya, serta bagaimana membuat business intelligence.
Profil Lulusan 3 KKNI Level 6

Junior Data Engineer

Data Engineer = Kontraktor Data Besar

Tanggung Jawab: Bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memelihara infrastruktur data dengan menggunakan keterampilan teknis dan non-teknis untuk memastikan bahwa infrastruktur data dapat mendukung kebutuhan bisnis dan dapat berkembang seiring dengan kebutuhan bisnis yang berubah.

Fokus Pembelajaran: Mahasiswa belajar bagaimana merancang, membangun, dan mengelola infrastruktur data dengan teknologi-teknologi big data.

Perubahan Zaman

Komoditas paling berharga berganti mengikuti pergantian zaman.

01

Era Rempah

Era di mana rempah-rempah menjadi komoditas paling mahal dan diperebutkan di dunia.

02

Era Minyak

Era di mana minyak menjadi komoditas paling dibutuhkan di dunia dan memperkaya penambangnya.

Era Sekarang
03

Era Big Data

Era di mana data dengan jumlah besar (big data) melimpah, menjadi bahan pengetahuan dan penunjang keputusan bisnis dan organisasi dengan proses penambangan data (data mining).

Penerapan Industri

Data is Everywhere

Data ada di mana-mana dan dibutuhkan di setiap sektor kehidupan modern.

Kesehatan
Bisnis
Keuangan
Sosial
Retail
Transportasi
Logistik
Teknologi
Geografi
Lingkungan
Pertanian
Peternakan
Perikanan
Pendidikan
Everywhere
Tanya Jawab Lengkap

Yang Kamu Mau Tahu

What, Who, Why, Where, When, How seputar Sains Data & Jenjang Karir Lulusan

What is Data Science?

Ilmu Data adalah bidang interdisipliner yang menggunakan statistik, pemrograman, pembelajaran mesin, dan pengetahuan domain untuk mengekstrak wawasan, pola, dan nilai dari data.

Why is Data Science important?

Ilmu data penting karena membantu organisasi membuat keputusan yang lebih baik, memprediksi tren masa depan, mengotomatisasi proses, meningkatkan efisiensi, dan mendapatkan keunggulan kompetitif.

Who uses Data Science?

Ilmu Data digunakan oleh bisnis dan perusahaan, pemerintah, lembaga kesehatan, peneliti dan akademisi, organisasi keuangan, tim pemasaran, mahasiswa dan pendidik. Para profesional kunci meliputi Ilmuwan Data, Analis Data/Bisnis, dan Insinyur Data.

Where is Data Science applied?

Ilmu Data diterapkan di banyak sektor, seperti kesehatan, keuangan, ritel, transportasi, pendidikan, pertanian, dan media sosial.

When is Data Science used?

Ilmu Data digunakan setiap kali data tersedia dan keputusan perlu dibuat, seperti sistem pemantauan waktu nyata, pelaporan bisnis bulanan, peramalan prediktif, analisis perilaku pelanggan, manajemen krisis, dan perencanaan strategis.

How does Data Science work?

Proses Data Science yang umum meliputi pengumpulan data, pembersihan data, analisis data eksplorasi (EDA), rekayasa fitur, pembuatan model, evaluasi model, penerapan, pemantauan, dan peningkatan.

Di mana lulusan Sains Data bekerja?

Mereka dapat bekerja di berbagai macam perusahaan dan di instansi manapun di berbagai bidang: Teknologi, Kesehatan, Keuangan, Sosial, Ekonomi & Bisnis, UMKM, Industri, Pertanian, Peternakan, Perikanan, Pemerintahan, Korporasi, dll. Mengapa demikian? Karena data ada di mana-mana.

Peran Data Engineer

Bagaimana jika datanya belum terekam?

Di sinilah seorang Data Engineer berperan sangat penting. Ia bekerja di instansi tersebut untuk membangun infrastruktur data, tempat di mana data akan dikelola (on-premise atau on-the-cloud). Adapun Data Analyst membantu menentukan data apa saja yang perlu direkam.

Peran BI Analyst

Bagaimana jika datanya sudah terekam?

Data Engineer berperan mengelola data dan infrastrukturnya yang sudah berjalan. Sedangkan Data Analyst / BI Analyst memainkan peran utamanya: menganalisis data dan membangun business intelligence untuk keputusan strategis.

Peran Data Scientist

Lalu, bagaimana peran Data Scientist?

Seorang Data Scientist sangat dibutuhkan apabila instansi membutuhkan otomasi tugas yang menuntut "kecerdasan". Data Scientist mengembangkan model kecerdasan buatan (membangun dataset, merancang model data/AI, melatih model AI) hingga dapat melakukan tugas cerdas secara otomatis.

Kolaborasi Lulusan Sains Data dengan Ilmu Komputer, Informatika & Cloud

Proyek 1 (Sistem Cerdas): Diperlukan Sang Pembuat Otak (Data Scientist) dan Sang Pembuat Badan (Software Developer atau Robot Developer).
Proyek 2 (Custom BI Dashboard): BI Analyst merancang bagaimana analisis data dan desain dashboard-nya, sedangkan Software Developer membuat aplikasinya.
Proyek 3 (Konsumsi Data): Untuk mengkonsumsi data pada aplikasi, Software Developer berinteraksi langsung dengan Data Engineer sebagai pengelola infrastruktur data.
Proyek 4 (Infrastruktur Server): Data Engineer berinteraksi dengan Cloud Engineer/Server Administrator yang mengurus server cloud tempat infrastruktur data dibangun.

Kenapa Program Studi Sains Data dibuka?

Dalam melaksanakan pengembangan dan pengelolaan teknologi digital, tugas tidak dipikul seorang diri. Ada pembagian peran di sana sesuai keahlian masing-masing. Untuk memperkuat keahlian, dibutuhkan spesialisasi, fokus, dan pendalaman. Prodi Sains Data sangat fokus pada pendalaman kecerdasan buatan, analisis data, dan pembangunan big data. Mahasiswa Sains Data tidak belajar bagaimana membuat aplikasi mobile, web, dan desktop biasa. Sehingga, lulusan Sains Data dipersiapkan khusus untuk menjadi Si Ahli Data dan AI.

Studi Dampak Nyata

Kisah Inspiratif

Cerita bagaimana Sains Data mengubah hidup dan bisnis.

↑
Kasus Bisnis

Transformasi Bisnis

Sebuah UMKM menghadapi kesulitan dalam memahami pasar. Setelah memiliki BI Analyst, mereka mampu membuat keputusan strategis yang meningkatkan penjualan hingga 150%.

★
Perjalanan Karir

Perubahan Karir

Seorang lulusan Sains Data memulai karir sebagai Junior Data Scientist. Dengan keterampilan yang diperoleh, ia berhasil meningkatkan efisiensi perusahaan dan mendapatkan promosi dalam satu tahun.

Penerimaan Mahasiswa Baru

Bergabunglah Bersama Kami!

Jadilah bagian dari solusi berbasis data dan berkontribusi pada perkembangan industri dan masyarakat untuk mengangkat harkat negeri.

Mahasiswa Sains Data Universitas Harkat Negeri
Sarjana Sains Data UHN
PMB